Open AccessBook
Khazanah Intelektual Islam
Nurcholish Madjid
- 01 Jan 2019
80
TL;DR: In this article, Azra et al. discuss the role of Islam in intelektual Islam in the context of the International Conference on Religion and Peace (ICRP) in Indonesia.
read more
Abstract: Buku Khazanah Intelektual Islam, suntingan Prof Nurcholish Madjid, kini sudah menjadi klasik. Pertama kali diterbitkan pada 1984, karya ini tetap relevan untuk memahami intelektualisme Islam; tidak hanya di masa silam, tapi juga dewasa ini dan masa depan. Dengan kandungannya yang mencakup berbagai tokoh terkemuka pemikir Islam yang mewacanakan pemikiran sejak dari kalam, filsafat, tasawuf, sampai sosial-politik, karya ini menjadi bacaan wajib setiap dan seluruh mereka yang ingin memahami khazanah pemikiran Islam. Karya monumental ini sepatutnya menjadi inspirasi untuk menggali lebih dalam dan lebih luas khazanah intelektual lain, termasuk khazanah intelektual Islam Indonesia.”. Prof. Dr. Azyumardi Azra, CBE,Guru Besar Sejarah Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. “Agama tidak hanya bersifat ilahi, melainkan juga merupakan fenomena sosial historis. Demikian pesan penting buku ini yang melihat agama dengan perspektif filosofis. Dalam konteks tersebut, tidak diragukan lagi, Nurcholish Madjid adalah pionir yang membukakan jalan bagi tumbuhnya pemikiran filosofis, rasional dan humanis di kalangan generasi muda intelektual Islam di Indonesia. Buku ini sangat perlu dibaca mengingat semakin kuatnya kecenderungan menjauhkan pemikiran filosofis dan rasional dari agama. Dengan memahami agama secara filosofis dan rasional, masyarakat terdorong untuk lebih bersifat toleran, inklusif dan humanis sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan universal.” Prof. Dr. Siti Musdah Mulia, M.A. Ketua Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) “Hingga kini mungkin tak seorang pun intelektual Muslim Indonesia yang telah mewariskan api dan cahaya peradaban Islam sejernih dan sekomprehensif Nurcholish Madjid dalam korpus karya-karyanya. Buku Khazanah Intelektual Islam ini adalah bagian integral darinya. Hutang akal-budi mayoritas bangsa kita kepada Cak Nur sungguh tak terkira.” Prof. Dr. Mochtar Pabottingi. Peneliti Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). “Saya membaca buku ini pertama kali waktu saya masih menjadi santri di Pati, Jawa Tengah. Terus terang, ini adalah salah satu buku penting yang membentuk pikiran dan pemahaman saya atas Islam. Melalui buku ini, saya menjadi “melek” untuk pertama kali atas kekayaan pengetahuan yang dikembangkan oleh para pemikir Muslim di masa klasik dulu. Melalui buku ini, saya belajar bahwa Islam bukan sekadar akidah dan ritual saja, melainkan juga peradaban pemikiran yang begitu agung dan menakjubkan. Buku ini, menurut saya, menjadi kian relevan lagi hari-hari ini, di era ketika menjadi Muslim bagi sebagian kalangan identik dengan tindakan menutup diri secara pemikiran dan membenci keragaman.” Ulil Abshar Abdalla,Pengampu Ngaji Ihya’ Ulumuddin
read more
Chat with Paper
AI Agents for this Paper
Find similar papers on Google Scholar, PubMed and Arxiv
Write a critical review of this paper
Analyze citations of this paper to find unaddressed research gaps
Citations
Moderation Islam Ibn Rushd’s Thoughts to Counter Radicalism in Indonesia
TL;DR: The moderation attitude of Ibn Rushd can be used as a model for character building for Muslims today.
1
Peran Nurcholish Madjid dalam Perkembangan Pemikiran Noe-Modernisme Islam Indonesia, 1966-2005
TL;DR: In this paper , Nurcholish Madjid menjadi intelektual yang memberikan warna baru dalam hadir and berkembangnya pemikiran Neo-Modernisme Islam di Indonesia.
1
The Influence of Muhammad Abduh in The Nusantara: From Qur’anic Exegesis to Islamic Reform Movement
TL;DR: Abduh's extensive influence on Islamic reform in the Indo-Malay Archipelago, which often called Nusantara, was surveyed in this paper . But the survey focused on the reform-oriented works and periodicals.
1
Kecerdasan Sosial Dalam Pendidikan Islam; Analisis Gagasan Fikih Sosial KH. MA. Sahal Mahfudh
TL;DR: Kecerdasan sosial dalam pendidikan Islam di bawah bimbingan KH. MA. Sahal Mahfudh lebih menitikberatkan pada aspek kecerdasan sosial yang terESSIONAL dalam gagasan fikih sosial.
1
Perkembangan Filsafat Dan Sains Pada Zaman Renaisance
S. Dani,Kata Kunci,D. Sains +2 more
TL;DR: Ilmu pengetahuan sudah berkembang dengan pesat mengikuti alur waktu zaman modern as mentioned in this paper , dengan meningkatkan ilmu pen getahuan yang dimilikinya terutama.