Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering
Universitas Negeri Gorontalo
About: Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering is an academic journal published by Universitas Negeri Gorontalo. The journal publishes majorly in the area(s): Computer science & Environmental science. It has an ISSN identifier of 2654-7813. Over the lifetime, 69 publications have been published receiving 21 citations.
TL;DR: In this paper , a sentiment analysis was carried out on the use of the shopee application using the Support Vector Machine (SVM) algorithm, which achieved an accuracy of 98% and an f1-score of 0.98 atau sebesar 98%.
Abstract: Analisis Sentimen merupakan cabang dari penelitian text mining yang melakukan proses pengklasifikasian dokumen teks. Analisis sentimen dapat melakukan ekstraksi pendapat, emosi, dan evaluasi tertulis seseorang tentang topik tertentu menggunakan teknik pemrosesan Bahasa alami. Pada penelitian ini melakukan analisis sentiment terhadap penggunaan aplikasi Shopee menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasi data komentar dari pengguna aplikasi Shopee kedalam komentar positif dan negatif dengan mempelajari pendapat pengguna tentang aplikasi Shopee melalui ulasan yang diberikan, dan untuk mengetahui kinerja dari metode pengklasifikasi yang digunakan. Pada penelitian ini data diperoleh dengan cara mengangkat data dari ulasan penggunakan aplikasi Shopee menggunakan metode scraping dan berhasil mendapat 3000 data ulasan. Hasil penelitian menggunakan algoritma Support Vector Machine terbukti mampu menghasilkan kinerja yang cukup baik dengan hasil akurasi sebesar 98% dan f1-score sebesar 0.98 atau sebesar 98%.Sentiment analysis is a branch of text mining research that carries out the process of classifying text documents. Sentiment analysis can extract one's opinions, emotions, and evaluations about a certain topic using natural language techniques. In this study, sentiment analysis was carried out on the use of the Shopee application using the Support Vector Machine (SVM) algorithm. The purpose of this study is to classify comment data from Shopee application users, positive and negative comments by studying user opinions about the Shopee application through the reviews provided, and to determine the performance of the classifier method used. In this study, the data was obtained by collecting data from reviews on the use of the Shopee application using the scraping method and managed to get 3000 data reviews. The results of research using the Support Vector Machine algorithm are proven to be able to produce quite good performance with an accuracy of 98% and an f1-score of 0.98 or 98%.
TL;DR: In this article , the authors measured the load on the LSA 249 substation distribution transformer and analyzed the occurrence of power losses caused by load imbalances, which can cause overload, load imbalance and power losses.
Abstract: Jaringan sistem distribusi tenaga listrik merupakan media untuk mendistribusikan energi listrik baik kepada industri, maupun pelanggan rumah tangga. Bertambahnya pertumbuhan penduduk maka pengguna atau pelanggan energi listrik juga bertambah sehingga dapat berdampak terhadap pembebanan pada setiap transformator distribusi. Apabila pembebanan pada setiap transformator meningkat maka dapat menyebabkan kelebihan beban (overload), ketidakseimbangan beban dan rugi-rugi daya (losses) serta kerusakan terhadap transformator. Oleh sebab itu, untuk menjaga agar transformator distribusi dapat beroperasi dengan baik maka PLN telah menetapkan standar pembebanan pada transformator distribusi yaitu tidak boleh melebihi 80%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melakukan pengukuran pembebanan pada transformator distribusi Gardu LSA 249 dan menganalisis terjadinya rugi-rugi daya yang diakibatkan oleh ketidakseimbangan beban. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan clamp meter dan eart tester untuk mendapatkan nilai arus dan tegangan serta nilai tahanan dari grounding. Selanjutnya, dilakukan perhitungan pembebanan transformator, ketidakseimbangan beban, serta rugi-rugi daya pada Penyulang LS5 Gardu LSA 249. Hasilnya, pengukuran dari ketidakseimbangan beban yang terjadi ketika pagi hari sebesar 15 %, siang hari sebesar 26 %, dan malam hari sebesar 22%. Rugi-rugi daya yang diakibatkan oleh adanya arus yang mengalir melalui netral transformator ketika pagi hari 0,0088 kW dengan 0,02 %, siang hari sebesar 0,06291 kW dengan 0,15 %, dan malam hari sebesar 0.02462 kW dengan 0,061%. The electric power distribution system network is a medium for distributing electrical energy to both industry and household customers. With increasing population growth, users or customers of electrical energy also increase so that it can have an impact on the load on each distribution transformer. If the load on each transformer increases, it can cause overload, load imbalance and power losses and damage to the transformer. Therefore, to ensure that the distribution transformer can operate properly, PLN has set a standard loading on the distribution transformer, which should not exceed 80%. The purpose of this study is to measure the load on the LSA 249 substation distribution transformer and analyze the occurrence of power losses caused by load imbalances. Measurements are made using a clamp meter and an earth tester to get the current and voltage values as well as the resistance value from grounding. Furthermore, the calculation of transformer loading, load imbalance, and power losses at the LS5 Substation LSA 249 feeder. As a result, the measurement of the load imbalance that occurs in the morning is 15%, during the day is 26%, and at night is 22%. Power losses caused by the current flowing through the transformer neutral in the morning were 0.0088 kW with 0.02%, during the day 0.06291 kW with 0.15%, and at night 0.02462 kW with 0.061%.
TL;DR: In this article , the authors used the Research and Development (RD) method in tool development to produce a device that can issue hand sanitizer and send photos of people with body temperatures above 39 degrees Celsius.
Abstract: Era Normal Baru atau New Normal merupakan kondisi yang normal secara aktivitas dan ekonomi dengan pola hidup yang baru. Memasuki era normal baru beberapa kebiasan masa pandemic Covid-19 masih tetap dijalankan pemerintah dan masyarakat. Pola hidup bersih dan sehat menjadi ciri utama protokol era normal baru jika mengukur dari pola hidup sebelum pendemi Covid-19. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan menunjukkan hanya sekitar 30% masyarakat secara kesadaran mandiri menerapkan pola hidup menggunakan masker dan menggunakan hand sanitizer. Untuk mendukung penerapan protokol era normal baru maka setiap tempat yang menjadi tempat berkumpul orang banyak harus menyediakan fasilitas pendukung protokol era normal baru. Fasilitas yang disediakan secara bersama umum harus memberikan rasa aman penngguna dari penularan virus. Salah satu kriteria sebuah alat bebas dari media penyebaran virus ialah alat yang digunakan tanpa sentuhan tangan. Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan alat yang dapat mengeluarkan hand sanitizer dan mengirim foto orang dengan suhu tubuh diatas 39 derajat celcius. Menggunakan metode Research and Developmnet (RD) dalam pengembangan alat. Uji penggunaan pada tempat umum dilakukan untuk menguji tingkat kebermanfaatan alat bagi masyarakat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat dapat bekerja dengan baik dengan tingkat keberhasilah 95% dan dapat menghasilkan data orang yang terdeteksi suspek COVID-19.New Normal is a normal condition of activity and economy with a new lifestyle. Entering the new normal era, some habits during the Covid-19 pandemic are still being carried out by the government and the community. A clean and healthy lifestyle is the main feature of the new normal era protocol when measuring from the lifestyle before the Covid-19 pandemic. Based on observations made, it shows that only about 30% of the community consciously implement a lifestyle of using masks and using hand sanitizers. To support the implementation of the new normal era protocol, every place that becomes a gathering place for many people must provide supporting facilities for the new normal era protocol. Facilities provided by the public must provide a sense of security for users from the transmission of the virus. One of the criteria for a tool that is free from the media for spreading viruses is a tool that is used without touching the hand. The purpose of this research is to produce a device that can issue hand sanitizer and send photos of people with body temperatures above 39 degrees Celsius. Using the Research and Development (RD) method in tool development. The use test in public places is carried out to test the level of usefulness of the tool for the community. The result shows that effects of this equipment is 95% and collect people are suspect COVID-19.
TL;DR: Riset ini membandingkan masukan sinyal PWM and SPWM to mendapatkan THD ying rendah, and juga terkait efek dari teknik modulasi and jumlah pulsa pada disipasi daya rendah ying terdapat pada inverter satu phasa as discussed by the authors .
Abstract: Riset ini membandingkan masukan sinyal PWM dan SPWM untuk mendapatkan THD yang rendah, dan juga terkait efek dari teknik modulasi dan jumlah pulsa pada disipasi daya rendah yang terdapat pada inverter satu phasa. Inverter satu phasa diberikan masukan pulsa menggunakan PWM (Pulse Width Modulation), dan SPWM (Sinusoidal Pulse Width Modulation) dalam bentuk gelombang persegi (kotak) yang dipasangkan dengan filter LCL yang sesuai, kemudian menghasilkan desain rangkaian inverter yang memiliki THD (Total Harmonic Distortion) yang rendah dan efisiensi tinggi. Transformator digunakan untuk meningkatkan tegangan sumber masukan yang semula 48 Volt menjadi 220Volt (Untuk alat elektronik skala rumahan) juga disebutkan dalam penelitian ini. Hasil percobaan simulasi dari analisis perbandingan antara inverter satu phasa PWM dengan inverter satu phasa SPWM maka didapatkan bahwa model inverter teknik PWM (switching gelombang kotak) dapat meminimalisir harmonisa hingga mendekati 1.8 %.
TL;DR: Probabilitas Statistik merupakan mata kuliah logika perhitungan dimana sebagian Mahasiswa merasa kesulitan dalam penerimaan materi sehingga bagi Dosen pengampu mata Kuliah hal ini mer upakann suatu permasalahan dalam Pemberian materi disebabkan tingkat pemahaman Mahiswa ying tidak merata, hal inui tentunya akan berdampak pada sasaran and tujuan pembelajaran yang tidak bisa tercapai sesuai Rencana Pembelajaaran Semester as discussed by the authors .
Abstract: Probabilitas Statistik merupakan mata kuliah logika perhitungan dimana sebagian Mahasiswa merasa kesulitan dalam penerimaan materi sehingga bagi Dosen pengampu mata kuliah hal ini merupakann suatu permasalahan dalam pemberian materi disebabkan tingkat pemahaman Mahasiswa yang tidak merata, hal ini tentunya akan berdampak pada sasaran dan tujuan pembelajaran yang tidak bisa tercapai sesuai Rencana Pembelajaran Semester. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan pengelompokan atau clustering tingkat pemahaman Mahasiswa berdasarkan nilai mata kuliah prasyarat yaitu Kalkulus dan Matematika Diskrit. Metode yang digunakan yaitu K-Means untuk Clustering dan Elbow untuk menentukan jumlah cluster yang optimum. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil sebanyak 3 cluster, dimana cluster 1 adalah kelompok Mahasiswa yang tingkat pemahamannya digolongkan kategori Baik, Cluster 2 adalah kelompok kategori Sangat Baik dan Cluster 3 adalah kategori Kurang. Dari 110 Mahasiswa yang dijadikan sebagai dataset, masing-masing diperoleh untuk cluster 1 sebanyak 30 Mahasiswa, cluster 2 sebanyak 58 Mahasiswa dan cluster 3 sebanyak 22 Mahasiswa. Mahasiswa yang masuk pada cluster 3 perlu dilakukan tambahan perkuliahan sebelum mereka mengikuti mata kuliah Probabilitas Statistik agar capaian pembelajaran dapat dicapai, dengan demikian metode K-Means dan metode Elbow sangat cocok digunakan untuk melakukan clustering karena metode ini bisa didapatkan hasil clustering yang optimal