TL;DR: In this article , the authors used the Importance Performance Analysis (IPA) method to determine the value of concordance between the level of expectations and perceptions which is then plotted using a Cartesian diagram.
Abstract: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat di Kecamatan Lengkiti, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Adapun pelayanan yang diberikan yaitu administrasi kependudukan dan lainnya yang berkaitan dengan pemerintahan ditingkat Kecamatan. Namun masih terdapat beberapa keluhan yang dirasakan oleh masyarakat antara lain yaitu birokrasi yang berbelit-belit, informasi yang diberikan petugas sulit dipahami masyrakat, dan petugas sering datang terlambat. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan 86 kuesioner dan pengolahan data dilakukan dengan metode Importance Performance Analysis (IPA). Metode Importance Performance Analysis (IPA) bertujuan untuk mengetahui nilai tingkat kesesuaian antara tingkat ekspektasi dan persepsi yang kemudian dilakukan plotting dengan menggunakan diagram kartesius. Dari hasil perhitungan Importance Performance Analysis (IPA) memiliki nilai tingkat kesesuaian 91% dan pada diagram kartesius dari 25 atribut, terdapat 8 atribut yang memerlukan perbaikan dan peningkatan yaitu atribut nomor 2,7,9,12,15,16,18,21. Akan tetapi perlu adanya perbaikan di beberapa atribut pernyataan karena dirasa masih terdapat kekurangan terutama penyampaian informasi lebih mudah dipahami dan adanya standar pelayanan yang baik. This study was aimed to determine the level of community satisfaction in Lengkiti District, Ogan Komering Ulu, South Sumatra. The services provided are population administration and others related to the Government at the sub-district level. However, there are still some complaints that are felt by the community. These complaints include convoluted bureaucracy, information provided by officials is difficult for the public to understand, and officers often arrive late. This research was conducted by distributing 86 questionnaires and calculations were carried out using the Importance Performance Analysis (IPA) method. The Importance Performance Analysis (IPA) method aims to determine the value of the level of concordance between the level of expectations and perceptions which is then plotted using a Cartesian diagram. From the results of the Importance Performance Analysis (IPA) calculation, it has a suitability level of 91% and on the Cartesian diagram of 25 attributes, there are 8 attributes that require repair and improvement, namely attribute numbers 2,7,9,12,15,16,18,21. However, it is necessary to improve some of the statement attributes because it is felt that there are still shortcomings, especially in conveying information that is easier to understand and there is a good service standard.
TL;DR: In this paper , a quality control study was carried out using the seven tools and PDPC methods, and it was found that the biggest defect was packaging defects that were not tightly packed by 45.6%.
Abstract: CV Progress Jogja merupakan industri bergerak di bidang pengolahan makanan dengan spesifikasi minuman herbal tradisional alami yang membuat minuman tradisional. Terdapat permasalahan yang terjadi di CV Progress Jogja yaitu cacat kemasan wedang uwuh sebesar 1,54% dari jumlah keseluruhan produksi. Kecacatan tersebut diantaranya seperti cacat tidak rapat (berlubang), cacat meleleh, dan cacat label tidak presisi. Total cacat kemasan yang terjadi sebanyak 62 cacat kemasan. Berdasarkan permasalahan di atas dilakukan penelitian pengendalian kualitas dengan metode seven tools dan PDPC. Berdasarkan hasil dari analisis seven tools didapatkan hasil bahwa cacat paling besar yaitu cacat kemasan tidak rapat sebesar 45,6%. Berdasarkan hasil PDPC Diagram terdapat beberapa usulan perbaikan agar kecacatan kemasan dapat diminimalisir seperti pembuatan peraturan tertulis di buku peraturan, menambah sensor bunyi di alat pengepresan, melakukan pergantian shift kerja secara bergiliran. pembuatan meja ergonomi, pembuatan SOP yang lengkap, serta pembuatan jadwal maintenance secara berkala. CV Progress Jogja is an industry engaged in the field of food processing with specifications for traditional natural herbal drinks that make traditional drinks. There are problems that occur at CV Progress Jogja, namely defects in the wedang uwuh packaging of 1.54% of the total production. These defects include imperfect defects (holes), melting defects, and inaccurate label defects. The total packaging defects that occurred were 62 packaging defects. Based on the above problems, a quality control study was carried out using the seven tools and PDPC methods. Based on the results of the seven tools analysis, it was found that the biggest defect was packaging defects that were not tightly packed by 45.6%. Based on the results of the PDPC Diagram, there are several suggestions for improvement so that packaging defects can be minimized, such as making written regulations in the rule book, adding sound sensors to the pressing device, changing work shifts in shifts. making ergonomic tables, making complete SOPs, and making periodic maintenance schedules.
TL;DR: Fenomena LGBT berdasarkan pandangan psikologi, sosial dan agama adalah suatu hal yang sangat membanggakan dan tidak diakui oleh Negara.
Abstract: Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender atau yang biasa disebut LGBT sekarang ini perkembangannya telah menyebar keseluruh lapisan masyarakat dan cenderung bukan lagi perbuatan yang memalukan bagi pelakunya, bahkan mereka beranggapan bahwa LGBT itu adalah suatu hal yang sangat membanggakan untuk dilakukan. Di beberapa tempat saat ini sudah ada sekelompok orang yang membuat perkumpulan khusus untuk LGBT mereka mulai gencar menyatakan pendapat mereka agar LGBT itu dilegalkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana fenomena LGBT berdasarkan pandangan psikologi, sosial dan agama. Adapun metode penelitian ini merupakan metode kualitatif dengan menggunakan studi literatur. Hasil yang didapat dari penelitian ini untuk menunjukkan pandangan psikologi, sosial dan agama terhadap LGBT dan juga untuk mengetahui dampak dan cara menanggulangi pesatnya perkembangan pelaku LGBT. Menurut pandangan masyarakat LGBT adalah kaum berdosa dan merupakan perilaku yang menyimpang bahkan tidak diakui oleh Negara. Menurut pandangan agama LGBT merupakan perilaku yang sangat tercela dan sangat tidak dibenarkan oleh agama karena telah menyalahi kodrat manusia yang sebenarnya. LGBT bisa dilakukan oleh laki-laki dengan laki-laki atau perempuan dengan perempuan.
TL;DR: In this paper , the authors used the stopwatch method to find the standard time for each job used for production scheduling using the First Come First Serve method and the Heuristic Pour algorithm.
Abstract: CV CJ Furniture merupakan perusahan berskala menengah yang bergerak di industri penghasil produk-produk furniture berbahan baku jati maupun mahoni seperti kursi, meja, almari, tempat tidur, dll. Pada kurun waktu bulan Februari-Maret 2023 terjadi lonjakan permintaan terhadap produk kursi dan meja kuliah, meja sekolah serta kursi sekolah sehingga mengakibatkan terjadinya keterlambatan pengiriman terhadap 4 produk tersebut. Selama ini penjadwalan produksi yang digunakan perusahaan berdasarkan pada urutan kedatangan order pertama datang pertama dilayani. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sistem penjadwalan produksi yang berjalan di perusahaan dengan metode penjadwalan algoritma Heuristik Pour untuk mengetahui urutan pekerjaan (job) yang memberikan nilai makespan lebih rendah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder hasil pengamatan dihitung dengan metode stop watch untuk mencari waktu baku masing-masing job yang digunakan untuk penjadwalan produksi dengan metode First Come First Serve dan algoritma Heuristik Pour. Hasil yang didapatkan adalah penjadwalan dengan metode heuristik pour performansinya lebih baik karena makespan yang dihasilkan lebih kecil dari metode sebelumnya. Penjadwalan terbaik jatuh pada urutan 2-3-4-1 dengan nilai makespan 13,33 jam dengan selisih 0,4 Jam atau setara 15 menit dibandingkan metode FCFS dengan memiliki makespan 13,73 jam. CV CJ Furniture is a medium-sized enterprise engaged in the industry producing furniture products made from teak and mahogany, such as chairs, tables, cupboards, beds, etc. In the period February-March 2023 there was a surge in demand for lecture chairs and desks, school desks and school chairs, which resulted in delays in the delivery of these 4 products. So far, the production scheduling used by the company is based on first-come first-served order. This study aims to evaluate the production scheduling system that runs in the company with the proposed scheduling method of the Heuristic Pour algorithm to find out the job sequence that gives a lower makespan value. The data used in this study are primary and secondary data from observations calculated using the stop watch method to find the standard time for each job used for production scheduling using the First Come First Serve method and the Heuristic Pour algorithm. The results obtained are scheduling with the pour heuristic method has better performance because the resulting makespan is smaller than the previous method. The best sequencing schedule falls on the order of 2-3-4-1 with makespan length of 13.33 hours with a difference of 0.4 hours or the equivalent of 15 minutes compared to the FCFS method which has makespan length of 13.73 hours.
TL;DR: In this paper , the design of work chairs using anthropometric methods to fit the body dimensions of the woven craftsmen was used to determine the level of musculosceteal disorders felt by the craftsmen.
Abstract: UKM tenun ikat ABC di kabupaten Jepara memproduksi tenun ikat menggunakan alat tenun bukan mesin. Berdasarkan hasil observasi kursi kerja para pengrajin belum ergonomis karena sesuai dengan dimensi tubuh para pengrajin dan alat tenun yang digunakan. Para pengrajin mengalami musculosceletal disorders yaitu sakit pada bagian pantat, pinggul, pinggang serta punggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi musculosceletal disorders dengan merancang ulang kursi kerja tenun ikat. Perancangan kursi kerja menggunakan metode antropometri agar sesuai dengan dimensi tubuh para pengrajin tenun ikat. Metode nordic body map digunakan untuk mengetahui tingkat musculosceteal disorders yang dirasakan oleh para pengrajin. Penelitian ini menghasilkan kursi kerja yang ergonomis dan dapat mengurangi tingkat musculosceletal disorders para pengrajin. ABC Ikat woven UKM in Jepara, Jepara produces Ikat using non-machine looms. Based on the results of observations, the work chairs of the craftsmen were not ergonomic because they matched the body dimensions of the craftsmen and the looms used. The craftsmen experience musculosceletal disorders, namely pain in the buttocks, hips, waist and back. This study aims to reduce musculosceletal disorders by redesigning the Ikat work chair. The design of work chairs uses anthropometric methods to fit the body dimensions of the woven craftsmen. The nordic body map method is used to determine the level of musculosceteal disorders felt by the craftsmen. This research produces work chairs that are ergonomic and can reduce the level of musculosceletal disorders of the craftsmen.
TL;DR: In this article , a prototype software as a means of supporting machine maintenance was used as a reporting system in a structured and automatic manner, which can make it easier for supervisors, staff and employees to know or detect problems that exist in production machines.
Abstract: Sistem informasi administrasi merupakan penerapan teknologi yang banyak dilakukan dalam membantu sistem pelaporan administrasi perawatan mesin secara terstruktur dan automatis. Tindakan perawatan mesin yang lambat mengakibatkan menurunnya umur mesin sehingga kesulitan dalam mengakses data yang disebabkan belum tersedianya sistem yang dapat mendeteksi kerusakan mesin dan perusahaan sulit untuk mendeteksi permasalahan yang ada pada mesin maka diperlukan sebuah sistem informasi administrasi perawatan mesin. Metode yang digunakan adalah software prototype sebagai sarana pendukung perawatan mesin. Hasil penelitian menunjukan sistem informasi administrasi perawatan mesin dapat mempermudah supervisor, staf dan karyawan mengetahui atau mendeteksi permasalahan yang ada pada mesin produksi. Perawatan mesin dengan menggunakan sistem lebih baik dari pada perawatan mesin secara manual, karena dengan menggunakan sistem permasalahan yang ada pada mesin dapat terdeteksi secara cepat, tepat dan akurat dibandingkan dengan cara manual. Administrative information systems are the application of technology that is mostly used to assist machine maintenance administration reporting systems in a structured and automatic manner. Slow machine maintenance actions result in decreased engine life so that it is difficult to access data due to the unavailability of a system that can detect engine damage and it is difficult for companies to detect problems with the machine, so a machine maintenance administration information system is needed. The method used is prototype software as a means of supporting machine maintenance. The results showed that the machine maintenance administration information system can make it easier for supervisors, staff and employees to know or detect problems that exist in production machines. Machine maintenance using the system is better than manual machine maintenance, because by using the system problems that exist on the machine can be detected quickly, precisely and accurately compared to the manual method.
TL;DR: In this article , the authors evaluated the performance of green supply chain management in the Jumputan Fabric UKM in Kota Palembang, Indonesia, and provided recommendations for improvements based on the results of performance measurements that have been carried out.
Abstract: Green Supply Chain Management didefenisikan sebagai aktifitas manufaktur yang ramah lingkungan (Green Manufacturing), kegiatan pendistribusian yang juga ramah lingkungan (Green Distribution) serta reserve logistic. UKM Kain Jumputan merupakan salah satu UKM yang ada di Kota Palembang. Penelitian ini mengenai penilaian kinerja Green Supply Chain Management di UKM Kain Jumputan agar UKM ini dapat terus mengembangkan usahanya dengan baik serta memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil pengukuran kinerja yang telah dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode Green SCOR Untuk mengukur kinerja Green Supply Chain Management kemudian didukung dengan metode pembobotan AHP. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai kinerja sebesar 79,4. Hal ini berarti UKM tersebut dalam kategori Good. Namun terdapat 6 KPI dari 24 KPI yang membutuhkan perbaikan. Perbaikan yang disarankan pada UKM diantaranya Percentage supplier with an EMS, Recycleable waste, Sewege treatment plant cost, Defective product recycleable, Percentage of solid waste recycling, Percentage of waterwaste recycling Green Supply Chain Management is defined as environmentally friendly manufacturing activities (Green Manufacturing), distribution activities that are also environmentally friendly (Green Distribution) and reserve logistics. JUmputan Cloth UKM is one of the UKM in Palembang City. This research is about evaluating the performance of Green Supply Chain Management in the Jumputan Fabric UKM so that these UKM can continue to develop their business well and provide recommendations for improvements based on the results of performance measurements that have been carried out. This study uses the Green SCOR method to measure the performance of Green Supply Chain Management and is supported by the AHP weighting method. From the calculation results obtained a performance value of 79.4. This means that the UKM is in the Good category. However, there are 6 out of 24 KPIs that need improvement. Suggested improvements for SMEs include Percentage supplier with an EMS, Recycleable waste, Sewege treatment plant costs, Recycleable Defective products, Percentage of solid waste recycling, Percentage of waterwaste recycling
Abstract: Di era industri 4.0, persaingan perusahaan dalam memenuhi permintaan pelanggannya sangat kompetitif. Perusahaan dituntut untuk menghasilkan produk yang terjamin kualitas dan harganya yang sesuai harapan pelanggan. Namun dalam praktiknya, proses produksi kerap mengalami hambatan sehingga kerusakan pada produk menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Maka dari itu, pengendalian kualitas produk diperlukan agar perusahaan dapat melakukan perbaikan untuk proses produksinya, salah satunya dengan metode Define, Measure, Control, Improve and Control (DMAIC). Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerusakan produk X dipengaruhi oleh tiga parameter yaitu total moisture, volatile matter dan ash. Total moisture menjadi parameter dominan yang mempengaruhi tingkat kerusakan dengan persentase 53 %. Selain itu faktor penyebab dominan tingkat kerusakan dipengaruhi oleh parameter total moisture yang berkaitan dengan lingkungan.
Abstract: Pabrik Roti Embak Putri merupakan sebuah industri yang memproduksi roti tawar bandung dengan bahan baku utamanya adalah tepung terigu. Dalam persediaan bahan baku, tantangan yang dihadapi oleh Embak Putri adalah pengendalian persediaan, agar bahan baku tidak disimpan terlalu besar karena beresiko terhadap kerusakan, serta besarnya biaya yang dikeluarkan untuk pembelian bahan baku juga terus meningkat sedangkan omset penjualan normal, maka pengendalian bahan baku harus diperhatikan terutama dalam mengatur biaya terkait persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem persediaan yang dapat meminimasi biaya persediaan dengan membandingkan sistem persediaan saat ini dengan metode Just In Time (JIT), dan kartu kanban untuk memperlancar jalannya JIT. Hasil dari penelitian ini dengan metode perusahaan mempunyai total biaya persediaan sebesar Rp.3.875.949,6 sedangkan dengan metode JIT menghasilkan total biaya persediaan Rp.584.321,38 dari hasil tersebut, diketahui bahwa dengan JIT dapat menurunkan biaya persediaan. Kemudian, perancangan kartu kanban yang berupa kanban board untuk membuat sistem JIT lebih akurat dan lancar dilakukan. Pada kanban board pengadaan bahan baku yang akan didistribusikan sebanyak 30 karung tepung terigu.
TL;DR: This study analyzes Lia Maylini Hendriyanti's poem "Sang Surya" using a structural approach, examining its physical and inner aspects, including language, imagery, and themes, to uncover its deeper meaning and significance.
Abstract: Puisi merupakan ungkapan perasaan penyair yang dirangkai dengan bahasa yang indah dan mengandung makna yang dalam. Oleh karena itu, untuk memahami makna dari sebuah puisi, diperlukan analisis yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi berjudul Sang Surya karya Lia Maylini Hendriyanti menggunakan pendekatan struktural. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang berfokus pada analisis isi puisi berdasarkan unsur fisik dan unsur batin puisi. Unsur fisik puisi yang akan dianalisis meliputi diksi, rima, tipografi, pengimajian, kata konkret, dan gaya bahasa. Sedangkan unsur batin puisi yang akan dianalisis meliputi tema, nada, rasa, dan amanat. Pada penelitian ini sumber data yang digunakan sebagai objek analisis
TL;DR: Teknologi informasi dan komunikasi meningkatkan akses terhadap informasi sejarah dan memperkukuh pemahaman siswa melalui pendekatan audio visual.
Abstract: Pesatnya kemajuan teknologi informasi semakin meningkat di era globalisasi saat ini telah menjadi pengaruh yang tak terhindarkan bagi dunia pendidikan. Keterbatasan Global menekankan perlunya dunia pendidikan terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi untuk meningkatkan mutu pendidikan, terutama dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan metode penelitian kuantitatif (library research). Melalui analisis literatur dan sumber-sumber tertulis yang bertujuan menyelidiki dampak positif dari perkembangan teknologi serta memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana teknologi berperan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dan membantu pendidik menjadikan kegiatan belajar yang menarik, interaktif, dan dipersonalisasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa manfaat teknologi tidak hanya meningkatkan akses terhadap informasi sejarah, tetapi juga memperkukuh pemahaman siswa melalui pendekatan audio visual. Serta teknologi dalam pendidikan memiliki peranan penting dalam pembelajaran seperti teknologi dapat menyediakan fasilitas belajar melalui proses perencanaan, memberikan solusi alternative untuk penyelesaian masalah kinerja organisasi pendidikan dan menciptakan inovasi baru dalam pendidikan untuk memecahkan permasalahan.
TL;DR: A prototype inspection tool is designed to measure product size, serving as an automated learning medium for quality management, utilizing VDI 2221 and Kano Model approaches, and Arduino-based technology for product inspection and sorting.
Abstract: Prototype alat inspeksi produk dirancang untuk menentukan ukuran produk. Perlunya perancangan alat inspeksi yang otomatis sebagai media pembelajaran mata kuliah manajemen mutu terutama pada materi pengendalian kualitas. Prototype alat inspeksi dipasang pada konveyor line 1 di laboratorium integrasi Teknik Industri. Perancangan Alat inspeksi menggunakan pendekatan metode VDI 2221 dan Model Kano. Prototype alat inspeksi yang dikembangkan menggunakan Arduino dan software Arduino , sebuah relay, serta sensor ultrasonic. Ukuran geometri alat prototype adalah Panjang 332 cm, Lebar 90 Cm dan Tinggi 60 Cm. Proses inspeksi produk dengan cara produk diletakkan pada konveyor berjalan, ketika posisi produk tepat dibawah sensor maka terjadi dua keputusan yaitu produk yang sesuai ukuran akan berjalan ke konveyor berikutnya, sedangkan produk yang tidak sesuai ukuran, konveyor berhenti berjalan.
Abstract: Tingginya nilai ekspor yang dilakukan perusahaan didukung oleh produktivitas perusahaan yang diwujudkan melalui peningkatan produktivitas tenaga kerja dengan memperhatikan beban kerja serta resiko bahaya yang dapat menimpa karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kerja yang dapat merugikan perusahaan. Pada metode Job Safety Analysis ini dilakukan observasi terhadap proses pembekuan di PT XYZ selama bulan Januari – April 2023. Proses pembekuan cumi-cumi pada PT XYZ meliputi penerimaan bahan baku. Pencucian I, sortasi, penimbangan, Pencucian II, penyusunan, pembekuan, glazing/penggelasan, pengemasan dan pelabelan, penyimpanan beku, stuffing/muatan. Pada setiap alur proses pembekuan cumi-cumi telah menerapkan SSOP (Standar Sanitation Operating Procedure). Kemudian, setelah melakukan pengamatan selama beberapa bulan potensi yang sering terjadi adalah adanya kram tangan dan kaki akibat terjadinya aktivitas berulang disebut juga Musculosketel. Musculosketel Disorders (MSDs) merupakan keluhan pada bagian otot skeletal atau otot rangka yang dirasakan oleh seseorang. Mulai dari keluhan sangat ringan hingga sangat sakit. Selain itu kejadian yang sering muncul adalah Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Merupakan salah satu penyakit yang sering dilaporkan dikalangan pekerja industri. Penyakit CTS ditandai dengan adanya nyeri, kebas dan kesemutan pada jari-jari di tangan pada daerah persarafan saraf medianus yang terletak didalam terowongan karpal tepatnya di bawah fleksor retinaculum pada pergelangan tangan.
TL;DR: Partisipasi politik pemilih disabilitas di Provinsi Kalimantan Selatan pada Pilkada Tahun 2020 termasuk baik dengan 56,31% pemilih, meskipun masih ada yang belum digunakan hak pilih sebanyak 43,69%.
Abstract: Dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, pada pasal 13 huruf (a) dinyatakan bahwa setiap penyandang disabilitas memiliki hak untuk memilih dan dipilih dalam jabatan publik dan huruf (c) memilih partai polotik dan/atau individu yang menjadi peserta pemilihan umum. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji partisipasi penyandang disiblitas sebagai pemilih pada pilkada di Provinsi Kalimantan Selatan Pada tahun 2020. Tulisan ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil tulisan gambaran bahwa partisipasi politik pemilih disabilitas pada Pilkada Tahun 2020 di Provinsi Kalimantan Selatan termasuk baik dengan 3.721 pemilih setara dengan 56,31 %. Meskipun dikategorikan angka partisipasi pemilih disabilitas pada Pilkada Tahun 2020 di Provinsi Kalimantan Selatan termasuk kategori baik dan tinggi, akan tetapi angka pemilih penyandang disabilitas yang tidak mengunakan hak pilih sebanyak 2.887 pemilih setara dengan 43,69% pemilih.
Abstract: PT U merupakan industri rekayasa alat berat untuk mendukung pertambangan maupun logistik. Produk yang dihasilkan bersifat customized disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Setiap produk yang diproduksi dan dikirim pelanggan harus dilengkapi skema perawatan berkala (periodical services) dan kebutuhan suku cadang yang dibutuhkan. Dengan metode produksi bersifat customized setiap unit yang dihasilkan memiliki spesifikasi dasar berbeda menyesuaikan permintaan pelanggan. Metode produksi customized memunculkan varian produk baru dengan salah satu contoh produk Flat Bed Trailer 72 (FBT 72) yang belum memiliki skema perawatan berkala. Penelitian ini bertujuan untuk merancang skema perawatan unit FBT 72. Perancangan skema perawatan berkala pada varian produk baru untuk unit FBT 72 melalui analisis FMEA yang digunakan untuk menentukan komponen kritis. Komponen kritis dianalisis menggunakan data kerusakan unit sejenis dalam jangkauan waktu 5 tahun, didapatkan 124 kerusakan pada 8 komponen standar. Adapun 6 komponen kritis tersebut meliputi Coupling, Axle, Brake System, Body & Stucture, Suspension dan wheel. Berdasarkan analisis yang dilakukan didapatkan rancangan skema perawatan berkala untuk unit FBT 72 terdiri dari Format Commissioning, Standard Maintenance (Periodical Service), Format Check Sheet Maintenance & List Item Backup.
Abstract: CV. X merupakan industri pengolahan plastik dan salah satu perusahaan yang telah lama berdiri Indonesia. pembelian bahan baku di pasok oleh beberapa supplier Akan tetapi pada penerapanya di temukan sering terjadi masalah maupun hambatan pada pengendalian ataupun pengadaan bahan baku seperti terjadinya keterlambatan pengiriman, kualitas bahan baku , harga beli yang terlalu tinggi, sehingga mengakibatkan kerugian pada perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu pengambil keputusan memilih pemasok terbaik berdasarkan harapan perusahaan. Penelitian ini menggunakan Metode Analytic Network Process (ANP). Skor kinerja pemasok untuk setiap kriteria dan bobot setiap kriteria dapat dilihat dengan menggunakan metode ANP. Supplier yang digunakan oleh Perusahaan bergantung pada pelaksanaan pembelian dan diperkirakan berdasarkan model dan sub standar. Model evaluasi pemilihan suplier yang dipertimbangkan di CV.X adalah Cost, Quality, Fleksibilitas, Responsiveness, dan pengiriman. Berdasarkan hasil analisis prioritas ANP di dapatkan bobot subkriteria kualitas memiliki bobot tertinggi diantara subkriteria lainnya, dengan bahan baku diterima dalam keadaan baik seberat 0,178178 dan bahan baku diterima dalam keadaan baik seberat 0,178530. Sedangkan untuk penyedia kebutuhan biji plastik kasar dengan penyajian terbaik yang ditunjukkan dari hasil penelusuran kebutuhan menggunakan ANP adalah penyedia 2 dengan bobot tertinggi yaitu 0,082527.
Abstract: IKM X merupakan salah satu IKM bergerak dibidang kerajinan karawo yang terletak di daerah Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelelahan dan keluhan yang dirasakan oleh pengrajin karawo menggunakan metode SOFI dan NBM. Pengukuran tingkat kelelahan dan keluhan dilakukan secara subjektif yaitu penyebaran kuesioner SOFI dan NBM kepada responden atau pengrajin karawo. Hasil pengukuran kelelahan pengrajin karawo menggunakan SOFI diperoleh skor rata-rata dari lima dimensi sebesar 2,43 yang diartikan masuk kedalam kategori sedang. Pengkategorian lima dimensi tersebut terdapat satu dimensi dengan skor rata-rata paling tinggi yaitu lack of energy. Lack of energy (kekurangan energi) dirasakan oleh pekerja karawo, hal tersebut dikarenakan pada saat menyulam karawo membutuhkan ketelitian, kesabaran, ketekunan, kejelian dan kepekaan pada saat proses berlangsung tanpa menggunakan alat teknologi. Selain itu, pekerja merasa terbebani tanggung jawab untuk menyelesaikan sulaman sesuai dengan target yang ditentukan. Sedangkan untuk pengukuran keluhan pengrajin karawo menggunakan instrumen NBM terdapat beberapa bagian tubuh yang memiliki risiko keluhan sangat sakit yaitu leher, tengkuk, bahu kiri, bahu kanan, punggung, pinggang, pinggul, pantat, tangan kiri, kaki kiri, dan kaki kanan. Hal tersebut dikarenakan pada saat bekerja berada pada posisi duduk, sedikit membungkuk dan menunduk dengan waktu yang cukup lama.
Abstract: Pemeliharaan dan penanganan mesin yang tidak tepat dapat menyebabkan menurunnya tingkat produktivitas dan efisiensi mesin. PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan Crumb rubber. Permasalahan pada PT XYZ terdapat pada banyaknya downtime yang terjadi pada mesin Creeper serta kurang maksimalnya jumlah produksi yang menyebabkan kurangnya efektivitas total mesin keseluruhan (OEE) pada mesin Creeper. Untuk dapat meningkatkan produktivitas mesin maka perlu diketahui nilai efektivitas mesin perhintungan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Faktor yang mempengaruhi dalam perhitungan nilai OEE adalah Availability Ratio, Performance Effeciency Ratio, dan Rate Of Product. Setelah didapatkan nilai OEE maka dapat diidentifikasi penyebab permasalahan yang terjadi dengan menggunakan Fishbone diagram. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai OEE pada mesin Creeper 87,24% nilai efektivitas ini telah memenuhi nilai standar OEE yaitu 85%. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektifitas mesin dengan cara Preventive Maintenance secara berkala untuk menjaga performasi mesin.
TL;DR: Model PBL, Non-Directive dan NHT dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas peserta didik dan hasil belajar peserta didik pada keterampilan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi Teks Non-Fiksi Kelas IV SD Muhammadiyah 5 Banjarmasin.
Abstract: Rendahnya aktivitas dan keterampilan berbicara peserta didik berdampak pada hasil belajar muatan Bahasa Indonesia materi Teks Non-Fiksi pada Kelas IV SD Muhammadiyah 5 Banjarmasin. Permasalahan yang muncul di dalam kelas disebabkan karena pembelajaran bersifat satu arah dan kurang bermakna bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tujuan memperbaiki proses belajar mengajar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning, Non-Directive dan Number Head Together. Terjadi peningkatan di setiap pertemuan, diantaranya aktivitas guru telah terlaksana dengan sangat baik, aktivitas peserta didik berada pada kriteria sangat aktif, yang telah melampaui indikator keberhasilan yakni sebesar 93%. Kemudian hasil belajar peserta didik berada pada kriteria kualifikasi tuntas pada ranah afektif, kognitif dan psikomotorik yang telah melampaui indikator keberhasilan yakni masing-masing 87%, 93%, 87%. Dapat disimpulkan bahwa model PBL, Non-Directive dan NHT dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas peserta didik dan hasil belajar peserta didik pada keterampilan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi Teks Non-Fiksi Kelas IV SD Muhammadiyah 5 Banjarmasin.