About: Elementary school teacher is an academic journal published by Universitas Negeri Semarang. The journal publishes majorly in the area(s): Computer science. It has an ISSN identifier of 2580-6912..
Abstract: Penggunaan media pembelajaran mempunyai manfaat yang cukup besar dalam konteks pendidikan, khususnya dalam penyampaian materi pembelajaran yang kompleks, seperti materi Siklus Air pada mata pelajaran IPAS. Pengembangan media pop-up book pada pembelajaran materi siklus air pada siswa kelas 4 SDN 1 Waung bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan minat siswa dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pop-up book pada materi siklus air untuk siswa kelas 4 SDN 1 Waung. Proses pengembangan dilakukan melalui tahapan perencanaan, desain, produksi, dan evaluasi dengan menggunakan model ADDIE. Hasil evaluasi dan validasi media pop up book menunjukkan tingkat validitas yang tinggi, memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman siswa, semangat belajar, dan minat belajar siswa. Media ini juga dinilai sangat praktis dan mudah digunakan baik oleh guru maupun siswa, memberikan variasi pembelajaran yang menarik dan meningkatkan keterlibatan siswa. Uji coba media pop-up book di kelas membuahkan respon positif dari siswa, namun terdapat kelemahan terkait persepsi sebagian siswa mengenai kebosanan dalam pembelajaran. Secara keseluruhan media pop-up book dikembangkan dengan baik, memiliki tingkat validitas tinggi, praktis digunakan, dan memberikan hasil positif selama uji coba. Pengembangan selanjutnya perlu memperhatikan saran perbaikan untuk meningkatkan efektivitas media ini dalam menunjang pembelajaran siswa.
TL;DR: This study examines the readiness of teachers in implementing the Independent Curriculum at SDN 5 Mendenrejo, Blora Regency, Indonesia, in the 2023/2024 academic year, revealing inadequate planning and execution, influenced by limited technology skills and supported by collaborative efforts from the school, government, and teachers.
Abstract: Pentingnya kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka menuntut guru agar senantiasa memiliki persiapan dalam implementasi kurikulum merdeka. Namun, yang terjadi di SDN 5 Mendenrejo dalam implementasi kurikulum merdeka belum dilakukan secara sempurna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SDN 5 Mendenrejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yakni kepala sekolah, guru kelas I, guru kelas II, guru kelas IV dan guru kelas V. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yakni kualitatif model interaktif Miles and Huberman 2014. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka masih berjalan kurang maksimal. Perencanaan dan pelaksanaan kesiapan implementasi kurikulum merdeka meliputi landasan hukum, tujuan pembelajaran, pendekatan pembelajaran, model pembelajaran, media pembelajaran, kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup serta proses asesmen. Guru sudah cukup memahami sebagian proses perencanaan yakni landasan hukum, tujuan pembelajaran, pendekatan pembelajaran, model pembelajaran dan media pembelajaran. Sedangkan proses pelaksanaan guru sudah melaksanakan sesuai dengan modul ajar yang telah disusun. Faktor yang mempengaruhi kesiapan maupun ketidaksiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka yakni kemampuan penggunaan teknologi yang dimiliki oleh guru masih kurang maksimal. Upaya yang dilakukan guru, sekolah hingga pemerintah yakni ketiga instansi terkait saling mendukung untuk memaksimalkan implementasi kurikulum merdeka dengan pemerintah mengadakan pelatihan, sekolah memberikan dorongan kepada guru untuk mengikuti pelatihan, sedangkan guru memiliki inisiatif untuk berpartisipasi dalam pelatihan tersebut. Simpulan dalam penelitian ini bahwa secara keseluruhan guru SDN 5 Mendenrejo sudah melaksanakan implementasi kurikulum merdeka dengan baik.
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran e-modul panduan Plickers dalam menunjang evaluasi hasil belajar online yang dapat digunakan oleh guru dan siswa SD dalam pelaksanaan penilaian berbasis teknologi di masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul panduan Plickers berhasil dikembangkan melalui analisis data produk dan sangat layak digunakan dalam menunjang pelaksanaan evaluasi berbasis teknologi. Penilaian oleh ahli materi dengan persentase rata-rata 87,08% dan ahli media dengan persentase rata-rata 90,72%. Analisis kemenarikan oleh guru dengan skor kualitas rata - rata 4,42 dan siswa dengan skor kualitas rata - rata 4,33. Hasil analisis keterlaksanaan penggunaan modul panduan Plickers oleh guru sebesar 81,25% sedangkan oleh siswa sebesar 83,75% menunjukkan bahwa penggunaan elektronik modul panduan aplikasi Plickers berbasis android dapat terlaksana dan berperan penting sebagai penunjang dalam kegiatan evaluasi pembelajaran di masa pandemi. Saran penelitian ini yaitu sekolah dapat mengupayakan pelaksanaan evaluasi berbasis IT dengan optimal menggunakan platform Plickers sebagai penunjang evaluasi di sekolah, sehingga guru mampu memahami kebutuhan siswa dan siswa dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran.
TL;DR: This study evaluates Canva's effectiveness in improving elementary school students' drawing skills and engagement, finding significant positive impacts on design understanding, creativity, and collaboration, with 45.8-60.4% of teachers agreeing or strongly agreeing with these benefits.
Abstract: This study aims to evaluate the effectiveness of using Canva as a digital drawing tool in improving drawing skills and engagement of elementary school students. Through quantitative design and descriptive analysis of data collected from 48 teachers in various public elementary schools in Central Java, the study found that the use of Canva had a significant positive impact on students' understanding of design concepts, creativity, and engagement. A total of 45.8% of respondents strongly agreed and 50% agreed that Canva helps students understand basic design concepts better. In addition, 56.3% of respondents agreed and 37.5% strongly agreed that students' creativity improved after using Canva, indicating that the platform provides ample space for students to experiment with different drawing techniques. In terms of engagement, 47.9% of respondents strongly agreed and 39.6% agreed that using Canva increased student engagement in art projects compared to traditional methods. In addition, 60.4% of respondents agreed and 35.4% strongly agreed that Canva allows for more effective collaboration between students on drawing projects. However, while the benefits are significant, most respondents feel that additional training is needed to optimize the use of Canva in art teaching. These findings show that integrating Canva into the drawing curriculum not only improves students' artistic skills, but also prepares them for success in the digital world of the future.
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengembangkan media boneka tangan, menguji kelayakan, dan menguji keefektifan media boneka tangan terhadap pembelajaran PPKn kelas IV SDN Sambong 02 Batang. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Prosedur penelitian pengembangan yang dilakukan mengacu pada model pengembangan menurut Borg and Gall. Hasil penelitian menunjukkan tahap validasi produk oleh ahli media diperoleh skor 97,5% dan oleh ahli materi diperoleh skor 93,75% dengan kriteria sangat layak. Keefektifan media diuji dengan perhitungan hasil nilai tes awal dan tes akhir menggunakan uji N-Gain diperoleh skor 0,492 dengan kriteria sedang danpaired sample t test diperoleh hasil 0,000 > 0,05 maka Ha diterima atau H0 ditolak. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah media pembelajaran boneka tangan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran PPKn.